10. Tuliskan usaha-usaha perbaikan gizi keluarga (Jawabannya)

Usaha-usaha / kegiaatan perbaikan gizi keluarga (UPGK) yang dilakukan di Indonesia adalah (1) menimbang anak-anak balita secara berkala sebulan sekali, (2) penyuluhan / sosialiasi gizi, (3) pemberian makanan tambahan, (4) pemberian paket pertolongan gizi, dan (5) usaha pencegahan, dan penanggulangan kurang gizi.

Di Indonesia, masih banyak anak-anak yang kurang gizi terutama zat protein, atau vitamin. Penyebab kelainan atau ketidakseimbangan gizi tersebut biasanya disebabkan karena beberapa faktor.

Seperti faktor lingkungan, gaya hidup hingga kurangnya pengetahuan akan pentingnya pemberian makanan bergizi sejak dini akibat minimnya penyuluhan.

Pemberian gizi sejak dini sangat penting, karena akan berpengaruh terhadap pertumbuhan, dan pengembangan tubuh manusia.

Seperti, tulang, otot, daging, hingga otak yang kemudian berdampak pada tingkat kemampuan memahami, mengingat, dan berfikir sebagai faktor pembentuk mental orang tersebut.

Oleh sebab itu perlu suatu paket penanggulangan nutrisi yang utamanya di dalam keluarga dan dilakukan secara terpadu khususnya sejak usia dini, program ini sering disebut dengan UPGK.

Tuliskan usaha-usaha perbaikan gizi keluarga

Tuliskan usaha-usaha perbaikan gizi keluarga

5 usaha perbaikan gizi keluarga yang di lakukan di Indonesia adalah

1. Menimbang anak usia balita sebulan sekali.

Menimbang berat badan anak terutama usia balita secara berkala degan periode sebulan seklai sangat penting untuk memantau perkembangan, pertumbuhan anak, kesehatan, hingga kelainan yang mungkin saja terjadi akibat kesalahan nutrisi yang diberikan.

Berikut beberapa manfaat dalam menimbang anak di usia balita yang menjadi program UPKG:

  • Memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
  • Mendeteksi kesalahan pemberian gizi / gizi salah.
  • Mendeteksi penyakit secara dini.

2. Sosialiasi / Penyuluhan gizi pada masyarakat.

Penyuluhan / sosialisasi gizi pada masyarakat khususnya ibu-ibu memiliki fungsi atau tujuan untuk mengubah pengertian / pandangan, sikap, hingga perilaku masyarakat terhadap berbagai bahan makanan yang ada yang memiliki nilai gizi tinggi sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesehatan.

Contohnya penyuluhan akan pemanfaatan buah-buahan di pekarangan yang bermanfaat untuk kesehatan. Atau pentingnya penggunaan ASI bagi bagi selama 4 bulan sejak kelahiran.

3. Pemberian makanan bergizi tambahan.

PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dilakukan umumnya pada usia 6 bulan ke atas, atau ketika bayi masih lapar walaupun sudah diberi ASI, bayi merebut makanan dari orang lain dan sebagainya.

Namun untuk memberikan makanan tambahan harus perlu diperhatikan selain makanan tersebut aman, sehat, juga siapa penjamah makanan tersebut.

Seperti tidak merokok, menggunakan tangan / jari, atau mencicipi makanan bayi terlebih dahulu.

4. Pemberian paket pertolongan gizi.

Paket pertolongan gizi dilakukan apabila seorang bayi / anak mengalami gizi yang salah. Misalkan kurang vitamin A yang menyebabkan ganggguan atau kebutuaan mata, maka akan diberikan penyintikan vitamin A dengan dosis yang tinggi.

5. Kurang gizi.

UPGK juga berupaya untuk mencegak, dan mempebaiki kekurangan zat-zat gizi yang terjadi di masyarakat khususnya lingkup keluarga akibat kesalahan gizi.

Upaya penanggulangan gizi ini merupakan paket terpadu yang berkaitan dalam sektor lain semisal pertanian.

Jawabannya

Tuliskan usaha-usaha perbaikan gizi keluarga

Usaha / kegiatan yang dilakukan dalam UPGK ๐Ÿ‘จโ€๐Ÿ‘จโ€๐Ÿ‘งโ€๐Ÿ‘ง adalah (1) menimbang anak-anak usia balita sebulan sekali, (2) Sosialisasi gizi, (3) memberikan makanan tambahan, (4) memberikan paket pertolongan gizi, dan (5) mencegah, membantu menanggulangi berbagai macam kelainan akibat kurang gizi. ๐Ÿฅ‡โœ…

Jawabannya terdapat pada buku PJOK kelas 7 halaman 303 mengenai UPGK.

Tuliskan usaha-usaha perbaikan gizi keluarga

Jawaban berdasarkan buku, namun belum dinilai.

Tinggalkan komentar