Makanan yang halal zatnya, tetapi didapatkan dengan cara batil, maka hukum makanan tersebut adalah (C)

Makanan yang halal zatnya, tetapi didapatkan dengan cara batil, maka hukum makanan tersebut adalah (C) haram.

Karena makanan halal harus memenuhi tiga syarat:

  • Halal zatnya.
  • Halal cara mendapatkannya.
  • Halal proses pengolahannya.

Sehingga kalau cara mendapatkannya batil atau tidak sesuai syariat, seperti didapat dari mencuri atau uang hasil judi, makanan tersebut hukumnya haram.

Makanan yang halal zatnya, tetapi didapatkan dengan cara batil, maka hukum makanan tersebut adalah ….

a. halal.

b. makruh.

c. haram.

d. mubah.

Penjelasan

  • Maksud soal: didapat dengan batil.
  • Kata kunci: batil.
  • Jawabannya adalah C.

Belajar online kali ini, kata kuncinya ada pada makanan halal, seperti misalnya apel, jeruk, ayam, sapi namun kalau kalian mendapatkannya secara batil alias tidak sesuai syariat.

Seperti mencuri, maka jelas hukumnya haram. Sehingga jawabannya adalah C. Berikut ini keterangan di dalam buku paket kelas 8 pada halaman 216:

Makanan yang halal zatnya, tetapi didapatkan dengan cara batil, maka hukum makanan tersebut adalah
  • Sedangkan jawaban A, B, dan D salah.

Halal salah sebab kalau didapatkan secara batil maka tidak memenuhi ketentuan makanan halal. Maka jawaban A salah.

Makruh, mubah salah sebab kalau di dapat batil maka melanggar syariat, sehingga hukumnya haram bukan makruh maupun mubah. Sehingga jawaban B, dan D salah.

Verifikasi

Makanan yang halal zatnya, tetapi didapatkan dengan cara batil, maka hukum makanan tersebut adalah

(C) haram, karena makanan tersebut didapat dengan cara yang batil / melanggar syariat.

Jawaban diverifikasi BENAR 💯

Tinggalkan komentar