Bagaimana gambaran pelaksanaan Tabot di Bengkulu ? (Jawabannya)

Bagaimana gambaran pelaksanaan Tabot di Bengkulu ? Tabot atau Tabuik adalah upacara tradisional masyarakat Bengkulu dan Padang untuk mengenang kisah kepahlawanan dan kematian Hasan dan Husein bin Ali bin Abi Thalib, cucu Nabi Muhammad saw.

Kedua cucu nabi ini gugur dalam perang Karbala di Irak. Sedangkan pelaksanaan tradisi ini pertama kali dilakukan oleh Syaikh Burhanuddin yang menikah dengan orang Bengkulu.

Yang kemudian keturunannya disebut sebagai keluarga Tabot.

Bagaimana gambaran pelaksanaan Tabot di Bengkulu ?

Jawab:

Tabot atau Tabuik di Bengkulu adalah upacara tradisional masyarakat Bengkulu untuk mengenang kisah kepahlawanan dan kematian Hasan dan Husein bin Ali bin Abi Thalib, cucu Nabi Muhammad saw.

Kedua cucu Nabi Muhammad saw. ini gugur dalam peperangan di Karbala, Irak pada tanggal 10  Muharam 61 Hijriah (681 M). Perayaan di Bengkulu pertama kali dilaksanakan oleh Syaikh Burhanuddin yang dikenal sebagai Imam Senggolo pada tahun 1685.

Syaikh Burhanuddin menikah dengan wanita Bengkulu kemudian keturunannya disebut sebagai keluarga Tabot. Upacara ini dilaksanakan dari 1 sampai 10 Muharram (berdasar kalendar Islam) setiap tahun.

Begitulah jawabannya teman-teman. Jadi belajar online kali ini, tradisi tabot itu mengenang kepahlawanan cucu nabi yaitu Hasan dan Husein yang gugur pada perang karbala, Irak.

Adapun orang yang pertama kali mengadakannya adalah Syaikh Burhanuddin yang menikah dengan orang Bengkulu, yang kemudian keturunannya disebut keluarga Tabot.

Hal ini sebenarnya dijelaskan secara khusus dalam materi buku paket halaman 247-248:

Bagaimana gambaran pelaksanaan Tabot di Bengkulu

Verifikasi

Bagaimana gambaran pelaksanaan Tabot di Bengkulu

Berikut ini apa itu upacara tradisi Tabot: ✅👍💯

Bagaimana gambaran pelaksanaan Tabot di Bengkulu

Catatan: jawaban di atas dikutip dari kunci jawaban guru.

Jawaban diverifikasi BENAR 💯

Tinggalkan komentar